Archive for the ‘Creative’ Category

10 Ciri Jiwa Entrepreneur

Posted 27 Oct 2009 — by imus
Category Creative, Entrepreneurship, Investasi

Entrepreneurship Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) memproyeksikan angka pengangguran pada 2009 naik menjadi 9% dari angka pengangguran 2008 sebesar 8,5%. Kenaikan angka pengangguran ini disebabkan semakin merosotnya sumbangan sektor tradable dari 34,9% pada kuartal II 2007 kemudian turun menjadi 26,6% pada kuartal II 2008, dan mengutip data BPS 2004-2008, jumlah pengangguran di Indonesia mencapai sekitar 9,43 juta. Angka yang tak patut untuk dibanggakan.

Memang benar apa yang diproyeksikan oleh LIPI tersebut, karena kenyataanya memang benar-benar pengangguran itu dirasakan dimsyarakat. minimnya lapangan pekerjaan di berbagai sektor, tingginya Pemutusan Hubungan Kerja, Sumber Daya Manusia yang kurang mumpuni, dan berbagai permasalahan yang banyak dihadapi oleh tenaga kerja itu sendiri.

Melihat kondisi tersebut, dunia pendidikan mulai menerapkan pendidikan berbasis entrepreneurship bukan hanya di sekolah namun juga diperguruan tinggi. Kewirausahaan mungkin adalah solusi tepat untuk mengurangi angka pengangguran yang semakin tinggi yang menjadi bahaya terhadap tingkat perekonomian perekonomian suatu Negara.

Enterpreneurship atau Kewirausahaan adalah tanggapan terhadap peluang usaha yang terungkap dalam seperangkat tindakan serta membuahkan hasil berupa organisasi usaha yang melembaga, produktif dan inovatif. Banyak berbagai class, workshop, bahkan seminar tentang kewirausahaan yang dapat memebekali diri kita dengan jiwa tersebut. Enterprneurship bukanlah suatu faktor keturunan yang diwariskan, melaikan jiwa entrepreneur bisa tumbuh dalam diri siapa saja, Mau tahu 10 Ciri Kepribadian Jiwa Enterpreneur yang saya dapat dari contekan dari temen saya , 10 ciri itu adalah;

    1. Memiliki rasa percaya diri dan kemamuan untuk membuat keputusan.
    2. Mau egambil resiko yang telah diperhitungkan
    3. Siap menerima tanggung jawab bagi diri kita
    4. Mempunyai tim yang kuat dan mempunyai kemampuan dalam menjual
    5. Memberikan contoh dan memberdyakan oranglain agar percaya dengan bisnis kita
    6. Harus mampu menangani situasi-situasi krisis, karena hari-hari baik dan buruk selalu terjadi dalam dunia usaha, kemampuan anda menangani hari-hari buruk lah yang akan membuat kita menonjol dibandingkan orang lain
    7. Harus mampu berfikir diluar kebiasaan agar dapat memberikan solusi-solusi yang kreatif namun tetap logis.
    8. Harus menyukai apa yang kita lakukan karena apabila anda betul-betul mencintai bisnis tersebut, dan dengan senang hati memberikan waktu sebanyak yang dibutuhkan untuk sukses
    9. Harus luwes dan lentur dalam gaya manajemen dan kepemimpinan
    10. Harus selalu belajar, mengikuti pelatihan dan meningkatkan pengetahuan dalam kecakapan

Mungkin diantara kita punya jiwa tersebut dan ingin menjadi enterprneur handal?? Bersiaplah!!!

MAU BELAJAR ENTREPRENEUR, MARI MULAI BELAJAR BERINVESTASI PROPERTI TANPA MODAL INI ENTREPRENEUR CHALLENGES DARI SAYA.

Trend iPhone Versus Black Berry

Posted 24 Jun 2009 — by imus
Category Creative, Human Interest, Technology

iPhone vs BlackBerry Kalau bicara soal telekomunikasi seluler mungkin iPhone dan Black Berry sudah well known lah di telinga kita. Meskipun sama-sama produk telekomunikasi berupa mobile phone or sama-sama smartphone tepatnya, ada serunya kita bandingkan trend kepopuleran mereka di internet. iPhone Versus Black Berry? Itulah judulnya, bukan dari segi strength atau weakness produk tersebut ya..coz saya bukan ahli tehknis bidang telekomunikasi seluler. Mari kita bandingkan satu persatu. Iseng –iseng membanding produk ini yang lagi happening di global market.

Oke..Let’s see! Kalau kita lihat sedikit tentang sejarahnya, Black Berry Released di Tahun 1998 sebuah perusahaan dari Kanada yang bernama Research In Motion awalnya hanya untuk corporate dan kemudian diproduksi massal oleh RIM dan menjadi barang retail di pasar. Kalau Sejarah iPhone hanya pruduk dari Apple yang released tahun 2007 lalu yang telah merambah pasar internasional. Dari sisi usia Black Berry menang beberapa tahun dibanding iPhone.

Sekarang bagaimana kita bandingkan trend kedua gadget tersebut di Google trend, Mari kita lihat gambar statistiknya. Lihat Gambar Trend iPhone dan Black BerryGoogle Trend

Google Trend Black Berry

Dari kedua gambar statistik ini menunjukkan adanya kenaikan trend, kalau trend iPhone jelas saat lauching diawal tahun 2007 di Amerika produk ini langsung menggunung trend nya di Internet daan ditahun 2008 juga meningkat saat diumumkannya launching iPhone 3G dan sekarang iPhone 3G s, iPhone sangat Fenomenal. Berbeda dengan Black Berry yang perlahan menunjukan peningkatan. Dari trend Google, iPhone menang statistik.

Nah bagaimana kalau kita lihat dari sisi keyword pencarian di google, Coba kita lihat gambar hasil pencarian keyword “iPhone” dan “Black Berry”

Google Search iPhoneGoogle Search Black Berry

Dari hasil pencarian jumlah angka keyword iPhone Menang dibanding Black Berry. ini menunjukkan iPhone lebih familiar dibanding Black Berry secara Global. Meski trend Black Berry di Indonesia lebih tinggi dibanding iPhone. Nah itu cuma statistik ajah..dari hasil penjualan  mungkin juga iPhone menang dari Black Berry. Kalau dari segi fitur ada yang tahu? Siapa yang menang?? Kalau saya tetap memilih iPhone, karena I’m fallin’ love at first sight dengan gadget yang satu ini. Tapi kalau dikasih Black Berry Free saya juga tetep tidak menolak..:-)

Bingung Mencari Ide Content Untuk Ngeblog??

Content Blogging menurut saya adalah sebuah aktivitas ongoing sambil belajar sambil berbagi, dan perlu guiding juga dari senior untuk ilmu-ilmu pamungkas tentang blogging tips, blogging SEO, blog content dan blogging make money.

Kemarin ada beberapa temen saya yang kebetulan sama-sama newbie juga dalam dunia blogging tapi kalah jam terbang dengan saya..hohooo..so menanyakan “gimana siy untuk mencari content di blog biar bisa blog update terus postingannya??”,  “Gw ga tau apa yang gw mau tulis”..walahhh……

Kalau saya biasanya ide saya dapat dari meriset dari berbagai situs dan buku-buku dan saya tuang kedalam tulisan saya. air kali di tuang…:) atau dari profesi kita sehari-hari dan ingin berbagi. Nah kalo memang ga sempet mengumpulkan data untuk menulis dan menulis fiksi pun juga blank, ada tipsnya ne…sebenarnya siy rahasia. hahahaa…

Ada beberapa cara untuk mensiasati kalau lagi miskin ide menulis di blog personal kamu ataupun blog “Komersil” kamu.

Caranya adalahh;

1. Kalau memang “blank” dan tidak tau mau menulis apa, cobalah menulis kembali (Re-write) dari blogwalking atau web surfing yang kamu telusuri apabila itu kamu anggap menarik dan bermanfaat untuk di share ke reader blog kamu, coba aja. Tapi kalo masih males nulis juga kebangetan dehh..copy paste aja asal buat lah link credit ke sumbernya di blog kamu. dan sah-sah saja. tapi ini dikategorikan sebagai Selemah-lemahnya iman, eh salah selemah-lemahnya blogger. Dan hati-hati dengan hak cipta (copyright) yang kadang tidak meperbolehkan mengkopi contentnya (Reprint).  Jangan melanggar kode etik.hehehee…Bukankah kita bangsa yang paling mendukung hak cipta????  jawab dihati ajahh.

2. Masih ga da ide juga apa yang mau ditulis? Cobalah menelusuri situs yang memberi suatu news, human interest yang layak dibagi ke blogger yang lain dan interpretasikan dengan style tulisan kamu. Contohnya ne, saya baru buat blog tentang iPhone karena saya bingung cari kontent tentang luxury iPhone dan tidak punya keahlian pada gadget itu tapi saya menyukai gadget itu. saya ambil ide dari Stuart Huhges dan saya tulis diblog saya, dan imagenya saya beri credit ke situsnya sabagai respect atas karyanya.

3. Nah yang ketiga ini lebih simple, mencari content blog dari free content diberbagai situs yang meyediakan Free content seperti ezine.comarticle city dan lain-lain. Yang pasti artikelnya berbahsa inggris dan perlu pemahaman lebih untuk diterjemahkan ke bahasa indonesia. Biasanya article tersebut digunakan untuk keperluan internet marketing untuk mengisi berbagai keyword yang ada di google adwords dan adsense untuk publisher dan advertiser. Kalau memakai artikel di outsource ini kamu harus mencantumkan nama authornya, kalau mau full copy (reprint) kamu harus mencantumkan author dan link authornya untuk respect copyright. Nah ini tipsnya kalau mau, bikin summary aja dari article tersebut tanpa mengubah judul dan kandungan makna dari content artikel tersebut. Selanjutnya kamu bisa posting dengan judul misalnya “How to Make Money Online” dan Authornya dibuat “Executive Summary about Make Money by Imuz Corner” saya kira ini sah-sah saja.

Atau ada ide lain??? Silahkan beri comment dibawah ini atau subscribe email atau di RSS saya.