Sebenernya faktor apa saja yang membentuk entrepreneurship? Apakah faktor keturunan, apa mereka yang dilahirkan ditengah-tengah keluarga pengusaha dan mempunyai jiwa seperti pendahulunya. Apakah Kebanyakan bangsa Indonesia memiliki budaya wirausaha yang diwariskan para leluhur kita? Namun bangsa kita tidak dibesarkan dalam budaya entrepreneurship, kita dibesarkan dalam budaya pekerja yang diwariskan oleh Belanda dan Jepang. Sekarang jika dibandingkan dengan Singapura dan Malaysia pendapatan kita tertinggal jauh meski kita memiliki kekayaan alam yang lebih.
Dr. Ir. Ciputra dalam sebuah seminar menjelaskan Entrepreneurship dibentuk oleh 3 L, Lahir, Lingkungan dan Latihan (pendidikan). Tidak semua kita dilahirkan oleh orangtua yang memiliki jiwa entrepreneur jumlahnya sangat sedikit dan begitu juga dengan linkungan kita, kita tidak dibesarkan dalam sebuah lingkungan yang disekelilingi oleh entrepreneur-entrepreneur, dan yang terakhir dibentuk oleh Faktor Latihan. Latihan berupa pendidikan entrepreneur akan membentuk jiwa entrepreneurship, hanya itu yang bangsa bisa terapkan untuk membangun perekonomian untuk menciptakan lapangan pekerjaan dan entrepreneur hasil didikan tersebut akan menjadi lokomotif penggerak gerbong-gerbong dimana bangsa Indonesia membutuhkan 2 persen entrepreneur untuk menghandle 98 persen penduduk agar dapat memutus lingkaran penggangguran dan kemiskinan.
Itulah faktor pembentuk entrepreneurship, kita hanya bisa mengharapkan L yang terakhir yang diungkapkan Bpk Ciputra. Mungkin kalo kita tidak mempunyai faktor yang pertama dan kedua, faktor ketiga lah menjdadi pilihan, belum terlambat untuk mulai belajar kewirausahaan untuk membentuk jiwa-jiwa entrepreneurship yang handal.





